Tujuan Ngeblog: 'Sekadar' Berkarya?

Foto oleh Toa Heftiba via Unsplash

TUJUAN NGEBLOG SAYA, seiring waktu berlalu, terasa berubah. Dulu, waktu baru dan masih merasakan euforia dunia blog dan serba-serbinya, bisa dibilang saya cukup ambisius untuk menjadikan blog saya kala itu sebagai semacam majalah online. Bahkan saya sempat lumayan terobsesi untuk selalu menulis dalam bahasa Inggris.

Semakin ke sini, yah, mulai realistis dengan kemampuan dan keadaan, dan mulai punya prioritas yang bergeser. Ada blog yang saya 'pensiunkan' lalu diganti dengan blog baru dengan konsep berbeda. Begitu seterusnya hingga beberapa blog, sampai akhirnya tiba di blog yang sekarang.

Hanya saja, kalau dahulu saya terlalu BM alias banyak mau setiap kali punya blog, sekarang bisa dikatakan bahwa tujuan saya ngeblog 'sekadar' untuk berkarya. Entah kenapa, saya selalu merasakan the urge to create something, dan something tersebut hampir selalu inginnya saya wujudkan dalam bentuk blog. Sesederhana itu saja.

Tapi jujur, kadang rasanya blank; 'gatal' ingin membuat sesuatu, ingin berkarya lah pokoknya lewat blog saya, eh, tapi mau nulis apa, ya? Mau sharing apa, ya? Apa kalau saya menulis nanti bisa bermanfaat? Siapa saya sok-sokan menulis tentang A, B, atau C?

Ujung-ujungnya jadi overthinking dan pikiran yang blank pun seringnya mentok jadi karya yang blank juga alias tidak jadi apa-apa alias berakhir dengan tangan kosong. Ironis, kan?

Sebagai motivasi bagi saya—dan kita semua yang selalu merasakan dorongan untuk berkarya juga namun sering bingung bahkan mentok, berikut kutipan bagus dari Chris Dessi dalam satu tulisannya di inc.com, "Why You Need to Create Something Every Day":
It's a simple premise. Do what you want to do. Create what you want to create. Stop seeking job opportunities, and create the opportunities. If you create it they will come. And if they don't come at least you will have been creating something.

So when you find the right people to speak to, you can show them that you're serious about your passion.

Create. Every Day.

And perhaps along the way you would have discovered that you like one specific part of the creative process more than the other.

Or you would have decided that what you actually hate what you thought you wanted to create. And now you have a different path. But you've created something. You have something to show for it. You've created something.
BACA JUGA:
Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari 30 Day Ramadan Blog Challenge 2022 Blogger Perempuan Network.

Comments

PALING BANYAK DIBACA PEKAN INI: