Pesan Makanan Secara Online, Apa Saja Pertimbangannya?


SUDAH 2022, TAPI BELUM PERNAH PESAN MAKANAN menggunakan aplikasi pesan antar online? Iya, itu saya. Yah, enggak sepenuhnya belum pernah juga, sih. Kalau pesan makanan dari penjual online ya pernah. Cuma memang kalau pesan makanan via aplikasi khusus untuk pesan antar makanan, nah, itu seumur-umur belum pernah saya lakukan. Agak norak, ya. 😅

Saat ingin pesan makanan secara online, apa saja yang menjadi pertimbangan utama saya?

Pertama, pertimbangan jarak tempat tinggal dan ongkos antar.

Meski tempat tinggal saya berdekatan dengan ibu kota provinsi, namun tetap saja area tersebut masuk ke wilayah kabupaten. Jadi, kalau memesan makanan secara online (ke penjual makanan yang sebagian besar aksesnya harus ke area kota), pertimbangan ongkos antar selalu muncul.

Foto oleh Diar A.

Kedua, pertimbangan jenis makanan.

Saya termasuk sangat jarang memesan makanan secara online. Dalam setahun, bisa dihitung berapa kali cukup dengan jari-jari di satu tangan. Setelah saya telusuri, seringnya saya melakukan pesan online makanan untuk hidangan Lebaran. Namun, meski memesannya secara online, ada makanan yang diantarkan ke rumah oleh kurir, dan ada juga yang mengambil sendiri ke tempat penjualnya.

Menjelang Ramadan ini, tumben-tumbenan saya memesan makanan secara online, yaitu kering kentang atau kentang mustofa (mustafa). Nah, ini, selain karena saya tidak pandai membuatnya, juga karena selama ini saya tidak punya akses untuk menemukan jenis makanan tersebut. Akhirnya kemarin ini dibela-belain pesan online.

Contoh makanan lain yang pernah saya pesan secara online (bahkan ada yang sampai berulang kali), yaitu lontong daun, sate ayam, rendang, kue semprong, pisang salai goreng, sampai kue lapis legit.

Intinya sih, jenis makanan yang rela saya pesan online itu biasanya jenis yang saya tidak bisa membuatnya, yang tidak sempat atau sedang tidak ingin membuatnya, atau yang biasanya saya jarang menemukannya.

Bagaimana dengan teman-teman pembaca? Adakah yang punya pertimbangan serupa untuk memesan makanan secara online?

Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari 30 Day Ramadan Blog Challenge 2022 Blogger Perempuan Network.

Comments

PALING BANYAK DIBACA PEKAN INI: