Kenapa Saya Memilih Blogspot? Begini Pengalaman Saya

Foto oleh Johanne Kristensen via Unsplash

DARI SEJUMLAH PLATFORM UNTUK NGEBLOG, Blogger (Blogspot) dan WordPress (baik yang gratisan maupun yang versi hosting sendiri) termasuk yang paling sering saya lihat dibanding-bandingkan sejak dulu.

Sebagai narablog (blogger) yang sudah pernah menggunakan ketiganya untuk waktu yang lumayan lama, yah, namanya juga sama-sama buatan manusia, tentu ada plus-minusnya.


Secara pribadi, seandainya uang dan kemampuan teknis bukan masalah, saya ingin memilih WordPress dengan versi hosting sendiri (WordPress.org), karena baik dashboard maupun tampilan luar blog kita relatif terlihat lebih rapi dan cukup user-friendly. Tapi memang memakai WordPress ini lumayan juga biaya hostingnya, plus untuk sejumlah fitur tertentu ada yang sifatnya cukup teknis-tingkat-tinggi.

Kalau Blogspot, cenderung 1-2 tingkat lebih user-friendly daripada WordPress dan tidak perlu keluar biaya hosting. Hanya saja, dari pertama saya kenal sampai sekarang, Blogspot masih memiliki fitur-fitur tertentu yang tidak terlalu rapi untuk bagian dashboard maupun tampilan luar blog kita.

Setelah pengalaman on-off memiliki dan menulis di beberapa blog dengan kedua platform tersebut, pada akhirnya saya memilih untuk realistis dengan keuangan saya dan memilih Blogspot saja. Bagaimana pun juga, fitur-fiturnya masih bisa diakali sedikit agar relatif sesuai keinginan, walaupun semakin ke sini saya sudah tidak ngoyo lagi untuk urusan teknis blog yang seperti itu.

Secara psikologis, Blogspot lebih memiliki nilai sentimental bagi saya. Dari Blogspot inilah pertama kalinya saya mengenal dan mengetahui istilah "blog", walaupun tidak mengerti secara langsung juga.

Di Blogspot pula pertama kalinya saya memiliki sesuatu yang memang secara spesifik saya sebut sebagai blog. Berbeda dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya ketika menulis menggunakan Geocities, Tripod, LiveJournal, dan kode HTML manual, di mana saya menyebutnya sebagai website yang malah terkesan agak lebih 'kaku' ketimbang istilah blog.

Bagaimana pengalaman teman-teman pembaca dan narablog dengan platform Blogspot?

Comments

PALING BANYAK DIBACA PEKAN INI: