Blog: Monetisasi atau Tidak?

Foto oleh Andrew Neel via Unsplash

SIAPA SIH, BLOGGER YANG TIDAK MAU BLOGNYA MENGHASILKAN SESUATU, minimal untuk bisa 'balik modal' membiayai kuota internet yang digunakan setiap bulannya?

Pengalaman beberapa kali memiliki blog yang beda niche, saya selalu meniatkannya agar dapat memberi cuan. Tapi apa daya, entah karena saya yang tidak konsisten dalam menulis, atau karena saya yang terlalu 'rekreasional' dalam mengelola blog saya, atau karena kombinasi dan komplikasi kedua faktor tersebut plus yang lainnya, saya 'cuma' pernah menghasilkan recehan. Itu pun tidak pernah saya uangkan, sementara uang receh tersebut selama bertahun-tahun 'setia menunggu' di PayPal. 😅

Di awal serius ngeblog, yang kebetulan dalam bahasa Inggris, saya pernah mendapatkan kesempatan untuk 'dilirik' dan ditawarkan untuk mendaftarkan blog saya ke dalam program iklan semacam AdSense dari—drum rolls—BlogHer (!) Kala itu, tidak semua blog bisa dengan 'casual' mendaftarkan diri, melainkan pihak BlogHer yang menyeleksi. Bisa dibayangkan betapa shock-nya saya, yang blognya 'bukan apa-apa', kok, beruntung sekali dapat tawaran seajaib itu. Tapi namanya nasib ya, karena dulu saya hanya bisa berinternet di area hotspot beberapa hari sekali saja, maka saya terlambat membaca email tawaran tersebut yang kebetulan menerapkan deadline. #nyesek

Monetisasi blog tentunya tidak hanya dengan memasang iklan. Bisa juga dengan membuat sponsored post (saya tidak pernah mencoba ini, karena sejumlah tawaran yang masuk selalu saya tolak karena tidak sejalan dengan prinsip saya 😁), memasang link afiliasi, atau menjadikan blog ini sebagai portofolio kita untuk kemudian menjadi referensi bagi calon 'klien' yang tertarik akan apa yang kita mampu lakukan. Atau dengan berbagai cara kreatif lainnya.

Bagaimana dengan blog ini yang sekarang sudah hampir empat tahun berjalan (walau tanpa konsistensi berarti)? Kalau ada kesempatan bisa dimonetisasi, ya saya akan mengusahakannya. Namun saya sekaligus juga tidak mau terlalu ambisius, supaya the fun journey of creating something through this humble blog bisa tetap saya rasakan. Setuju, kan?


Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari 30 Day Ramadan Blog Challenge 2022 Blogger Perempuan Network.

Comments

Post a Comment

PALING BANYAK DIBACA PEKAN INI: