Skip to main content

5 Buku Fiksi dan Non-Fiksi Favorit Versi Pribadi

Sumber foto: Olena Sergienko via Unsplash

SETELAH membaca banyak sekali buku sejak usia dini hingga usia dewasa sekarang, tetap selalu sulit untuk memilih mana buku favorit saya.

Bahkan saat sudah dikategorikan menjadi buku fiksi dan buku non-fiksi, masih saja susah memilih satu buku yang menjadi favorit.

Jadi, dengan segala kesulitan yang muncul dalam memilih, berikut 5 buku fiksi dan non-fiksi favorit versi saya pribadi:

1. Buku Fiksi (anak):

Coraline (Neil Gaiman)

Walaupun ada bagian yang lumayan menyeramkan (atau mungkin lebih tepatnya menegangkan?), saya merasa setiap anak yang sudah mau dan mampu membaca buku cerita panjang harus membaca buku yang sudah difilmkan versi animasi ini.

Saya yang orang dewasa saja menyukai buku ini. Membacanya membuat pembaca berpikir ulang tentang yang namanya keinginan, serta belajar mensyukuri apa yang sudah dimiliki. 

2. Buku Fiksi (remaja perempuan -- tentang mengenal diri sendiri):

Looking for Alibrandi / Mencari Jati Diri (Melina Marchetta)

Berlatar di negara Australia dengan tokoh-tokoh utama yang berdarah Australia-Italia, novel ini menceritakan dengan cukup lengkap penggambaran sikap seorang remaja perempuan terhadap ibunya, neneknya, juga terhadap rahasia dan kenyataan keluarganya.

Digambarkan pula bagaimana sebagai seorang remaja, sang tokoh utama menghadapi perbedaan budaya di sekitarnya, sampai menghadapi laki-laki yang disukainya.

Kabarnya, buku ini juga sempat dijadikan buku referensi di sekolah-sekolah di Australia bagi para siswa remaja.

3. Buku Fiksi (detektif, kriminalitas):

Buku-buku karya Agatha Christie (sulit untuk memilih hanya satu!)

Sumpah, kalau sudah soal Agatha Christie, saya sungguh bingung memilih hanya satu judul saja sebagai favorit. Ya karena semua (sejauh yang pernah saya baca) karya beliau bagus. Tak heran kalau ia sampai dijuluki "Queen of Crime".

4. Buku Non-Fiksi (seputar kreativitas):

Big Magic: Creative Living Beyond Fear (Elizabeth Gilbert)

Bagi yang ingin tahu segala hal seputar inspirasi dan kreativitas, saya rekomendasikan buku ini. Walau lebih banyak memberikan contoh dari sisi menulis dan penulis, buku ini tetap cocok dibaca oleh berbagai kalangan pekerjaan.

5. Buku Non-Fiksi (seputar keseharian wanita):

Simple Abundance: A Daybook of Comfort and Joy (Sarah Ban Breathnach)

Ini termasuk buku yang ringan, yang disusun seperti layaknya jurnal harian untuk setahun. Yang jelas, isi hampir setiap halamannya mampu menimbulkan rasa hangat di hati.

Di antara lima itu, adakah yang pilihannya sama seperti saya?

Catatan:

Postingan ini saya tulis sebagai kepesertaan saya dalam BPN 30 Days Ramadan Blog Challenge.

Comments

Post a Comment

BACA JUGA POSTINGAN TERPOPULER PEKAN INI:

Cara Membuat Pembersih Alami dari Kulit Jeruk

MESKIPUN sudah mengenal gaya hidup "hijau" semenjak tahun 2006 atau 2007-an, bukan berarti kini saya telah berhasil menerapkan segala sesuatu yang serba 'hijau' atau alami dalam keseharian saya. Pada kenyataannya, ada yang saya terapkan sebatas frekuensi sering, ada yang saya aplikasikan sesekali saja, ada yang tidak pernah saya niatkan untuk coba sama sekali, dan banyak pula yang hanya berakhir sebagai eksperimen semata. Eksperimen yang akan saya ceritakan di postingan ini baru saya lakukan dua kali, namun sudah membuat saya merasa cukup puas -- dari segi proses maupun hasil, yaitu membuat pembersih alami dari kulit jeruk. Awalnya saya melihat cerita tentang pembersih alami tersebut banyak beredar di Istagram. Tapi setelah saya telusuri agak lebih lanjut, sebenarnya pembersih alami versi ini bukanlah hal baru. Sayanya saja yang terlambat tahu. Sampai saya akhirnya mau mencoba juga, itu lebih dikarenakan bahan dan pembuatannya yang relatif mudah dibandingkan pe

Pengalaman Mengikuti NaNoWriMo 2019

Saya sudah lupa kapan pertama kali mengetahui tentang NaNoWriMo . Pokoknya sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Tapi tahun 2019 menjadi pengalaman perdana saya mengikuti NaNoWriMo dengan serius mendaftarkan diri dan sebisa mungkin mengikuti panduan/aturan yang berlaku, walaupun saya tak berhasil menjadi (salah satu) pemenangnya. Apa Itu NaNoWriMo? Sekadar sedikit informasi, NaNoWriMo  adalah singkatan dari National Novel Writing Month . Sejak 1999, setiap bulan November , sejumlah (besar) penulis amatir hingga penulis profesional berbondong-bondong berpartisipasi untuk berkomitmen menulis sebuah ( draft pertama) novel -- tanpa perlu disunting atau diedit -- dengan genre pilihan masing-masing selama 30 hari penuh demi mencapai target menulis sebanyak 50.000 kata . Situs NaNoWriMo menyediakan mesin perekam jumlah kata untuk mencatat sudah seberapa jauh perkembangan jumlah kata dari  draft novel peserta. Tidak akan ada yang memeriksa a

Pengalaman Membuat Donat Panggang (yang Tidak Berbentuk Donat) (Plus Resep)

KADANG, dalam hidup, ada resep-resep yang sudah kita catat dengan lengkap, tapi belum tentu mendorong kita untuk langsung mempraktikkannya. Entah kenapa. Di sisi lain, ada pula resep-resep yang sekian lama sudah tersimpan dalam buku catatan resep kita (atau zaman sekarang di folder ponsel atau bahkan di cloud storage kita), dan akhirnya, setelah bertahun-tahun lamanya, 'tiba-tiba' saja membuat kita tergoda dan langsung beranjak membuatnya. Ini juga entah kenapa. Yang terakhir ini mengingatkan saya pada pengalaman ketika 'ujug-ujug' mata saya tertahan selama beberapa waktu di satu resep donat panggang . Bahan-bahannya terbaca, cara membuatnya terbaca, proses dan hasil akhirnya juga tervisualisasi di pikiran. Tapi, apa daya, begitu turun langsung ke dapur, hasil praktiknya kok, berbeda jauh, ya. Donat Panggang, Donat yang Tidak Digoreng Ya iyalah, sudah jelas di judul postingan ini bahwa yang saya buat adalah donat yang dipanggang . Setelah sempat terkejut dengan bentu