Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2020

Pengalaman Mengikuti NaNoWriMo 2019

Saya sudah lupa kapan pertama kali mengetahui tentang NaNoWriMo. Pokoknya sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Tapi tahun 2019 menjadi pengalaman perdana saya mengikuti NaNoWriMo dengan serius mendaftarkan diri dan sebisa mungkin mengikuti panduan/aturan yang berlaku, walaupun saya tak berhasil menjadi (salah satu) pemenangnya.

Apa Itu NaNoWriMo? Sekadar sedikit informasi, NaNoWriMo adalah singkatan dari National Novel Writing Month. Sejak 1999, setiap bulan November, sejumlah (besar) penulis amatir hingga penulis profesional berbondong-bondong berpartisipasi untuk berkomitmen menulis sebuah (draft pertama) novel -- tanpa perlu disunting atau diedit -- dengan genre pilihan masing-masing selama 30 hari penuh demi mencapai target menulis sebanyak 50.000 kata.
Situs NaNoWriMo menyediakan mesin perekam jumlah kata untuk mencatat sudah seberapa jauh perkembangan jumlah kata dari draft novel peserta. Tidak akan ada yang memeriksa apa yang peserta tulis atau memeriksa jumlah kata yang sudah…

Cerita Makan, Masak, dan Membuat Kue di Era 2010-an

Bermulanya tahun 2020 menandakan berakhirnya tahun 2000-an dengan dua digit terakhir berupa angka belasan. Mumpung dekade tersebut belum terlalu jauh berlalu, saya ingin kilas balik sedikit pengalaman saya makan, masak, dan membuat kue di era 2010-an; apakah sekiranya ada yang meninggalkan kesan mendalam atau membuat saya mempelajari sesuatu.
Perlu dicatat terlebih dahulu, bahwa meskipun saya suka makan, saya bukan termasuk orang yang up to date mengikuti tren makanan terkini. Saya juga tidak masuk dalam kategori foodie yang sering menyambangi beragam tempat makan. Saya sekadar penyuka makan dan penyuka topik makanan yang menyesuaikan situasi dan kondisi.
2010 Karena masih berstatus pengantin baru setelah menikah di tahun sebelumnya, saya, di tahun 2010, masih memiliki gelora semangat dalam belajar dan eksperimen masak-memasak serta bebikinan kue, walaupun cuma berfondasikan sebuah kompor minyak tanah, satu kuali, satu panci kecil, dan satu panci agak besar yang sekaligus berfungsi m…

Melihat Kembali Tahun 2019

Melihat kembali setahun ke belakang, ingin rasanya saya merangkum tahun 2019 sebagai tahun saya yang tidak produktif dan tanpa karya berarti. Tapi bila mengingat selama satu tahun itu saya hampir tak pernah berhenti 'ditempelin' oleh bayi saya, berarti saya masih termasuk produktif dong, yaitu memproduksi ASI (air susu ibu) dan menyusui. Belum lagi melakukan segala 'remeh-temeh' tugas rumah tangga yang selalu dalam mode 'replay' alias tiada habisnya. Jadi ini masalah cara pandang saja.
Hari-hari saya selama tahun 2019 (atau pun tahun-tahun sebelumnya) memang tidak (kelihatan) sesibuk, seproduktif, atau bahkan se-cool para wanita dan/atau ibu bekerja di luar sana. Tapi pada dasarnya rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau, maka saya harus belajar berdamai dengan itu semua.

Dalam setahun, hari demi hari saya lebih-kurang serupa saja, sehingga tidak banyak yang bisa saya highlight ketika melihat kembali tahun 2019, kecuali tiga hal berikut:
1. Saya belajar un…