Resep Puding Susu Cokelat Dua Bahan


Selamat datang kembali di blog Sepiring Kue "bab baru." Seperti yang pernah saya sebut di sebuah postingan Instagram, bahwa setelah blog ini sempat kena suspend, sekarang saya blogging lagi dengan menggunakan platform Blogger/Blogspot.

Postingan-postingan lama saya yang sebelumnya menggunakan platform open-source Wordpress tidak sempat diselamatkan untuk dipindahkan ke sini. Walaupun saya menyimpan data teks dan fotonya di Word, tapi akan repot memindahkannya satu persatu secara manual.

Jadi ya sudahlah, menulis dari awal lagi saja. Hitung-hitung penyegaran. Dan bicara soal yang segar-segar, saya ingin memberikan penganan selamat datang buat para pembaca blog ini berupa puding susu cokelat yang, bila dinikmati dingin, rasanya sungguh segar.

Sebenarnya saya kurang menyukai kudapan semacam puding yang berbasis agar-agar. Di bulan puasa lalu, puding susu cokelat ini saya buat pertama kali semata agar ada stok camilan di rumah untuk anak-anak saya dan tidak melulu beli. Pun resepnya amat sangat mudah, dengan dua bahan saja. Super simpel!

Eh, setelah mencicipi, ternyata enak juga. Persis seperti minum susu cokelat, hanya dalam bentuk puding yang dingin dan lembut. Dan karena tanpa tambahan gula, rasa manisnya tipis, namun tak menjadi suatu kekurangan.

Di resep aslinya, puding susu cokelat ini disertai vla. Tapi cukuplah dengan kemudahan membuat dan kesederhanaan puding ini tanpa perlu ditambah kerepotan membuat vla, hehehe.

---

Resep Puding Susu Cokelat Dua Bahan

Sumber resep: Facebook/Eny Rere

Bahan-bahan:
  • 1 bungkus bubuk agar-agar (bisa yang rasa cokelat, bisa juga yang plain)
  • 1 liter susu cair UHT rasa cokelat

Cara membuat:
  1. Masukkan bubuk agar-agar dan susu ke dalam panci di atas api sedang.
  2. Aduk-aduk terus campuran tersebut menggunakan whisk sampai mendidih. Matikan api.
  3. Diamkan sejenak hingga uap panasnya berkurang. Tuang adonan puding ke dalam loyang. Biarkan sampai suhu ruang, lalu dinginkan di dalam lemari pendingin. Siap disajikan dan dinikmati.

Comments