Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Mengobrolkan Istri Resik dan Keluarga Harmonis Bersama HIJUP dan Resik-V

[Update, Desember 2018: Postingan ini alhamdulillah menjadi juara 1 dalam kompetisi blog HIJUP (Pontianak)]


Seiring perkembangan zaman, ada hal-hal yang dulunya dianggap tabu untuk dibicarakan di ranah publik, namun kini tidak lagi demikian. Contohnya topik perawatan organ kewanitaan serta keharmonisan hubungan suami-istri secara seksual. Lagipula, bukankah knowledge is power?

10 November 2018 lalu, HIJUP -- yang merupakan situs sekaligus aplikasi daring terbesar untuk fesyen Islami -- bekerja sama dengan Resik-V membawa topik di atas menjadi obrolan ringan dan renyah berjudul "Istri Resik, Keluarga Harmonis" dalam HIJUP Bloggers Meet Up X Arisan Resik. Mengundang 25 orang narablog perempuan yang sudah menikah, event ini menghadirkan tiga narasumber yang buka-bukaan soal perawatan area kewanitaan juga perawatan keharmonisan suami-istri. Ada selebgram Nina Septiani; spesialis kandungan dr. Vidiatma Agbari; dan brand manager Resik-V, Laura Kristina.

Hubungan Harmonis Suami-Is…

Sepiring Bacaan (1): Tentang Blog dan Pola Makan

"Sekali merdeka, tetap membaca!"
(Putu Laxman Pendit) Mulai kini, sesekali saya akan berbagi dan merekomendasikan beberapa bacaan/tulisan yang menurut saya bagus dan menarik yang saya temukan daring (online) maupun luring (offline). Fitur tersebut saya beri nama Sepiring Bacaan karena jumlah bacaan yang saya suguhkan tidak banyak dan masih bisa langsung selesai dibaca dalam satu kali duduk. Yah, ibarat menikmati sepiring kue sambil bersantai di pagi atau sore hari lah.

Untuk edisi perdana, saya merekomendasikan dua tulisan di bawah ini:

1. "09/05/2018 - On Blogging" (Jenna Andersen)

Baru beberapa waktu lalu saya menulis sedikit tentang dunia blog, tak lama kemudian saya menemukan tulisan Jenna ini. Tulisan tersebut sungguh menjadi nostalgia bagi saya yang mulai menulis di dunia maya semenjak era Geocities milik Yahoo saat saya masih SMA.

Saya mengikuti rekam jejak Jenna sebagai seorang narablog (blogger) semenjak ia menamakan diri dan blognya dengan That Bride (se…

Resep Puding Roti Keju Panggang Simpel

Olahan roti berupa puding -- baik kukus maupun panggang -- selalu menjadi favorit saya. Apalagi bila dikolaborasikan bersama keju cheddar. Entah cairan rendaman rotinya berupa santan atau susu, hmm... kolaborasi yang sungguh apik dan ideal.

Puding roti sederhana seperti ini sudah berkali-kali saya buat sedari awal menikah. Sejak hanya punya panci kukusan jadul (atau memanfaatkan rice cooker) sampai akhirnya punya panci kukusan yang lebih layak. Sejak belum punya oven sampai akhirnya punya oven tangkring. Sejak hanya menggunakan wadah bekas es krim sampai akhirnya punya loyang betulan.

Kali ini saya mencoba resep puding roti panggang dari Mbak Citra Dewi atau yang biasa dikenal sebagai Ummu Fatima di dunia food blogging. Bahan serta resepnya termasuk mudah, dan saya sudah mencobanya dua kali.


Resep ini saya modifikasi beberapa elemennya, yaitu penggunaan meses saya ganti dengan keju cheddar parut. Saya juga memutuskan untuk tidak menambahkan gula pasir sama sekali, walaupun di resep as…

Menikmati Kelana Kuliner Gok Wan

Dari sekian banyak acara televisi bertema masak-masak dan/atau makan-makan, akhirnya saya menemukan satu yang menurut saya terbaik, yaitu Gok's Chinese Takeaway. Sayangnya, acara yang diproduksi tahun 2016 dan ditayangkan di National Geographic beberapa waktu lalu ini hanya terdiri dari enam episode. Namun karena jadwal acaranya yang berganti-ganti, saya cuma menonton tiga episode saja -- episode ke-1, 2, dan 6! Duh!

Di Gok's Chinese Takeaway, Gok Wan sang pembawa acara -- yang juga seorang tokoh fashion terkenal di Inggris -- menjelajahi enam kota di Eropa, Australia, dan Asia. Ia mencoba mencari tahu bagaimana makanan Tiongkok dibuat oleh orang-orang Tiongkok yang sudah menetap di Barcelona, Melbourne, Melaka, Amsterdam, Paris, dan London; apakah masih seklasik makanan aslinya atau menjadi fusi dengan sentuhan lokal setempat, serta bagaimana kuliner Tiongkok mempengaruhi dan/atau dipengaruhi oleh kuliner masing-masing kota.

Konsep Gok's Chinese Takeaway
Yang saya suka d…

Berlangganan Blog Favorit Menggunakan Feedly

Sering sekali disebutkan sebuah ungkapan bijak, "Don't look back. You're not going that way." Namun terkadang saya INGIN kembali melihat ke belakang, khususnya ke satu bagian masa muda saya. Masa saat saya mengisi waktu dengan berbagai kesibukan menulis, hingga bahkan yang namanya laki-laki tak terpikirkan oleh saya. #inipenting

Di masa itu, internet belum terlalu terasa overwhelming. Orang-orang menulis blog semata ingin menulis, juga mengungkapkan perasaan. Dan membaca blog orang lain serta meninggalkan komentar dilakukan karena memang ingin membacanya, ditambah untuk menjalin pertemanan. Internet kala itu terlihat menakjubkan sekaligus sederhana.

Supaya bisa mengetahui kapan kawan-kawan blogger saya membuat postingan baru, dulu saya berlangganan melalui RSS/Atom feed blog mereka. Postingan-postingan terbaru yang muncul kemudian bisa dibaca dengan mudah menggunakan program agregator Google Reader.

Dengan demikian, tidak perlu mengunjungi blog kawan-kawan saya satu …

Resep Puding Susu Cokelat (Dua Bahan Saja!)

Selamat datang di blog Sepiring Kue "bab baru." Jadi ceritanya setelah blog ini sempat kena suspend, sekarang saya kembali, tapi kali ini menggunakan platform Blogger/Blogspot.

Postingan-postingan lama saya yang sebelumnya menggunakan open-source Wordpress tidak sempat diselamatkan untuk dipindahkan ke sini. Walaupun saya menyimpan data teks dan fotonya di Word, tapi lumayan repot juga memindahkannya satu per satu secara manual. *malas*

Jadi ya sudahlah, menulis dari awal lagi saja. Hitung-hitung penyegaran. Dan bicara soal yang segar-segar, saya ingin memberikan penganan selamat datang bagi para pembaca blog ini berupa puding susu cokelat yang, bila dinikmati dingin, rasanya sungguh segar.
Baca juga resep puding jenis lainnya: Resep Puding Roti Keju Panggang Simpel Dalam buku 47 Resep Puding Kreatif (Plus 8 Pilihan Saus) terbitan Sedap (Cet. 2, 2012), disebutkan bahwa orang Indonesia umumnya membuat puding dari agar-agar atau jeli atau campuran keduanya.
"Karena itula…